<![CDATA[Your General Supply Partner - BLOGS]]>Tue, 21 May 2024 23:04:25 +0700Weebly<![CDATA[Gubernur Anies Minta Warga Tenang, Jakarta Tidak Melakukan Lockdown]]>Sat, 14 Mar 2020 14:39:57 GMThttp://als-supplyindo.com/blogs/gubernur-anies-minta-warga-tenang-jakarta-tidak-melakukan-lockdownTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung membuat gebrakan dengan menutup seluruh destinasi wisata yang dikelola Pemprov selama dua pekan ke depan.

Hal ini dilakukan Anies setelah pemerintah pusat mengumumkan pasien positif terinfeksi virus corona bertambah menjadi 69 orang.

Tak sampai di situ, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga membeberkan peta sebaran virus corona di wilayahnya kepada publik.

Dari data yang ditunjukan Anies, terungkap bahwa kasus virus corona, baik itu positif atau pasien dalam pengawasan (PDP) ditemukan hampir di seluruh kecamatan di Jakarta.

Namun, Anies meminta warganya tak panik dan menyebut Jakarta tak akan diisolasi seperti yang terjadi di beberapa kota dan negara di dunia.

"Tenang, Jakarta tidak melakukan lockdown," ucapnya, Jumat (13/3/2020) petang.

Meski tak akan diisolasi, Anies meminta warga Jakarta untuk mengurai aktifitas di luar ruangan dan menghindari pusat-pusat keramaian.

Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah tidak semakin meluasnya penularan virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Prioritaskan kegiatan di rumah dan lingkungan sekitar, kurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai dan sebisa mungkin membatasi interaksi dengan kerumunan," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gubernur Anies Minta Warga Tenang, Jakarta Tidak Melakukan Lockdown, https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/03/14/gubernur-anies-minta-warga-tenang-jakarta-tidak-melakukan-lockdown.

Editor: tribunjakarta.com
]]>
<![CDATA[Terus Bertambah! Kasus Positif Corona di RI Jadi 96 Orang]]>Sat, 14 Mar 2020 14:34:00 GMThttp://als-supplyindo.com/blogs/terus-bertambah-kasus-positif-corona-di-ri-jadi-96-orangJakarta - Kasus orang teridentifikasi positif virus Corona COVID-19 di wilayah Indonesia terus bertambah. Kini ada 96 kasus positif Corona per Sabtu, 14 Mar 2020 pukul 16:11 WIB.

"Jumlah kasus positif total ada 96 per hari ini. Dari terakhir kemarin kami laporkan 69, sekarang jadi jadi 96," kata jubir pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Yuri mengatakan ada penambahan 27 kasus baru positif Corona yang didapat dari hasil tracing. Yuri tidak mengumumkan adanya penambahan pasien yang meninggal dunia.

Sebelumnya, Yuri mengatakan, ada 69 kasus positif Corona. Dari 69 kasus ini, total ada 4 orang yang telah meninggal dunia.]]>
<![CDATA[DPRD Minta BPK Audit Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Jember]]>Fri, 13 Mar 2020 19:22:45 GMThttp://als-supplyindo.com/blogs/dprd-minta-bpk-audit-pengadaan-barang-dan-jasa-di-pemkab-jemberJEMBER, KOMPAS.com - Panitia Hak Angket DPRD Jember meminta Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) melakukan audit investigasi pada pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Permintaan itu terkait banyaknya kejanggalan yang ditemukan Panitia Angket DPRD dalam proyek-proyek yang berada di bawah Pemkab Jember.

“Audit investigasi terkait pengelolaan barang dan jasa di Jember,” kata Ketua Panitia Hak Angket DPRD Jember Tabroni usai memeriksa tersangka kasus korupsi Pasar Manggisan di Lapas Jember, Kamis (6/2/2020).

Menurut Tabroni, audit tersebut tidak hanya pada 2019, tapi pengadaan barang selama 4 tahun belakangan. Apalagi, menurut Tabroni, Panitia Hak Angket sudah memiliki berbagai keterangan terkait kejanggalan proyek-proyek tersebut.

Terbaru, mereka mendapatkan pengakuan dari tersangka korupsi Pasar Manggisan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat Pemkab Jember.

“Keterangan ini penting, karena adanya unsur terkait pidana yang menjadi bagian penyelidikan Panitia Hak Angket DPRD Jember," kata dia.

Hasil dari penyelidikan tersebut akan disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Jember. Sementara itu, Wakil Panitia Hak Angket DPRD Jember David Handoko Seto menambahkan, rekomendasi dari panitia hak angket itu akan dikerjakan sekitar sepekan.

Setelah itu, hasil rekomendasi akan diserahkan pada penegak hukum. David menilai, data yang sudah didapatkan sudah cukup untuk dijadikan rekomendasi pada penegak hukum.

​Selain itu, untuk meminta BPK melakukan audit investigasi. “Untuk memeriksa semua orang yang terlibat dalam dugaan-dugaan korupsi di Kabupaten Jember,” kata David.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "DPRD Minta BPK Audit Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Jember ", https://regional.kompas.com/read/2020/02/07/14213031/dprd-minta-bpk-audit-pengadaan-barang-dan-jasa-di-pemkab-jember#source=clicktitle.
Penulis : Kontributor Jember, Bagus Supriadi
Editor : Abba Gabrillin]]>
<![CDATA[Start A New World]]>Thu, 12 Mar 2020 17:00:00 GMThttp://als-supplyindo.com/blogs/start-a-new-worldGuys, I just wanna share with you that doing a new thing for the first time is the most precious time to build an extended experience.
Learning and experiencing new things in your life enriches your soft skills.
Be brave to start doing new things if you wanna improve yourself]]>